Berita Details
- Home
- Berita Details
- azzahra indria diva oktavia, mahasiswi s1 akuntansi universitas stekom, raih penghargaan inspiring student series ke-13
azzahra indria diva oktavia, mahasiswi s1 akuntansi universitas stekom, raih penghargaan inspiring student series ke-13
Universitas STEKOM kembali memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil menyampaikan kisah inspiratif dalam ajang Inspiring Student Series ke-13. Pada kesempatan ini, Azzahra Indria Diva Oktavia, mahasiswi Program Studi S1 Akuntansi, terpilih sebagai salah satu penerima penghargaan melalui karyanya yang menyentuh dan penuh makna berjudul Dari "Neraca Ke Pelukan Anak Kecil."
Karya ini menggambarkan perjalanan seorang mahasiswi yang menjalani dua peran sekaligus sebagai mahasiswa akuntansi dan sebagai guru honorer di sebuah sekolah PAUD. Melalui pengalamannya, Azzahra menunjukkan bagaimana nilai-nilai kehidupan dapat ditemukan tidak hanya dalam angka-angka akuntansi, tetapi juga dalam tulusnya tawa dan cerita sederhana dari anak-anak didiknya. Keseimbangan antara akademik dan dedikasi sebagai pendidik muda menjadi inti dari kisah inspiratif yang ia sampaikan.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap orisinalitas dan kekuatan pesan dalam narasinya, berikut disajikan karya lengkap Azzahra Indria Diva Oktavia tanpa penyuntingan:
"Dari Neraca Ke Pelukan Anak Kecil"
(Karya: Azzahra Indria Diva Oktavia - S1 Akuntansi, Universitas STEKOM)
Hai! Aku adalah mahasiswi semester 3 Program Studi Akuntansi di Universitas STEKOM. Namun, selain berjibaku dengan angka, aku juga seorang guru honorer di sebuah sekolah PAUD. Ini adalah ceritaku tentang menemukan keseimbangan antara dua dunia yang sangat berbeda.
.png)
Semua berawal saat aku masih menganggur, tidak tahu harus mengerjakan apa. Hingga suatu hari, aku diajak untuk mengajar di PAUD dekat rumah.
Awalnya aku masih malu untuk ikut mengajar dan bermain dengan anak-anak. Tetapi lama-kelamaan, aku merasa nyaman dengan suasana itu. Aku nyaman dengan canda tawa mereka yang tulus. Anak-anak biasanya memanggilku dengan panggilan "Mbak Diva". Setiap pagi, mereka memanggil namaku dengan antusias. Saat aku tidak bisa mengajar karena ada jadwal kelas kuliah, mereka akan mencariku. Melihat wajah mereka yang kebingungan mencari seseorang adalah hal yang sangat lucu dan mengharukan.
Di pagi hari, rutinitasku adalah mengajar mereka menulis, membaca, dan yang terpenting, mendengarkan cerita mereka. Aku melihat ketulusan hati para "malaikat kecil" yang masih belum tahu apa itu dunia. Mereka merasa nyaman dengan kehadiranku. Ada kalanya, seorang anak bercerita polos tentang orang tuanya yang sering marah-marah di rumah. Seketika aku terdiam, tidak tahu harus menjawab apa.
.png)
Dari situ aku belajar satu hal penting: Banyak yang beranggapan anak kecil belum tahu apa-apa, tetapi kenyataannya mereka memperhatikan dan merekam setiap tingkah laku orang tuanya, lalu menirunya.
Hari-hariku kini penuh kebahagiaan. Pagi mengajar, siang hari bertemu dengan neraca saldo, debit, dan kredit di kampus. Malam harinya, aku berkreasi membuat materi pembelajaran untuk anak-anak.
Ketika teman-temanku mungkin sudah lelah dengan angka-angka akuntansi, aku merasa berbeda. Walau aku juga pusing dengan semua itu, masih ada sesuatu yang membuatku benar-benar bahagia: senyum ketulusan, wajah polos, dan mata berbinar-binar dari anak-anak didikku.
Aku sadar, justru dari angka-angka (akuntansi) itulah aku menemukan sebuah nilai kehidupan yang berbeda.
Karena nilai kehidupan bukan diukur dari angka di neraca saldo, namun dihitung dari angka ketulusan seseorang. Dari situ aku juga belajar bahwa hidup bukan soal keuntungan (profit), namun langkah menemukan makna dari setiap langkah kecil yang kita ambil.
Penutup
Kisah Azzahra tidak hanya menggambarkan perjuangan seorang mahasiswi dalam mengelola waktu dan tanggung jawab, tetapi juga menghadirkan pesan mendalam tentang makna ketulusan dan dedikasi. Penghargaan yang diraihnya menjadi bukti bahwa kerja keras, kepedulian, serta cinta terhadap dunia pendidikan dapat melahirkan inspirasi bagi banyak orang.
Universitas STEKOM memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Azzahra Indria Diva Oktavia atas kontribusi inspiratifnya dalam Inspiring Student Series ke-13. Semoga kisah ini mampu memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, menemukan jati diri, dan menjalani proses belajar dengan sepenuh hati.
