Berita Details
- Home
- Berita Details
- suparni: ketika impian mengalahkan lelah, menapaki kuliah dan karier dengan keteguhan hati
suparni: ketika impian mengalahkan lelah, menapaki kuliah dan karier dengan keteguhan hati
Universitas STEKOM kembali menegaskan komitmennya dalam mengapresiasi perjuangan dan perjalanan inspiratif mahasiswa melalui ajang Inspiring Student Series 14. Pada edisi ini, kami menghadirkan kisah Suparni, mahasiswa D4 Akuntansi Perpajakan, melalui naskah berjudul Ketika Impian Lebih Kuat dari Lelah Kuliah Sambil Bekerja
Kisah Suparni menggambarkan realitas yang dialami banyak mahasiswa pekerja: kelelahan fisik, tekanan akademik, serta tuntutan profesional yang datang bersamaan. Namun, di balik itu semua, yang paling menonjol adalah keteguhan hati dan rasa tanggung jawab kepada orang tua. Nilai syukur, daya juang, serta kesadaran bahwa kesempatan kuliah adalah anugerah menjadi fondasi kuat yang membuatnya tetap berdiri, bahkan saat lelah hampir mengalahkan semangat.
Untuk menjaga keaslian emosi dan pesan yang ingin disampaikan, berikut kami tampilkan naskah asli dari Suparni tanpa penyuntingan (apa adanya).
Suparni-D4 AKUTANSI PERAJAKAN

Sebagai seorang mahasiswa semester lima di Universitas STEKOM yang juga bekerja di sebuah perusahaan retail, rasa lelah dan tekanan akademik sering kali hampir membuatku menyerah. Semakin hari, semakin sulit bagiku membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan. Tugas kuliah yang terus bertambah, begitu pula tanggung jawab di kantor yang semakin besar. Aku sering merasa bingung karena waktu seolah habis hanya untuk bekerja. Setelah pulang kerja, tubuh ini terasa begitu lelah taka da lagi tenaga tersisa untuk mengikuti perkuliahan atau sekedar belajar.
Namun, ada satu hal yang selalu ku ingat; aku memiliki Impian besar. Aku juga punya tanggung jawab kepada orang tua. Karena itu aku tidak boleh menyerah. Sudah terlalu jauh aku melangkah, terlalu banyak yang di korbankan, waktu tenaga dan biaya yang tidak memutuskan untuk terus bertahan. Aku akan melawan rasa lelah ini demi mewujudkan impianku. Meski sulit, aku akan berusaha kerasa membagi waktu antara kerja dan kuliah. Memang tidak mudah, tapi kemauan lebih besar, rasa lelah pun berubah menjadi kekuatan untuk terus melangkah.

Diluar sana, banyak orang yang ingin duduk di bangku kuliah, namun karena berbagai keterbatasan, tak semua bisa meraihnya. Aku harus selalu bersyukur masih diberi kesempatan kuliah, meski harus bekerja sekaligus. Aku juga bersyukur bisa belajar di Universitas STEKOM yang sangat fleksibel, mendukung mahasiswanya yang bekerja. Pastinya, Universitas STEKOM kuliah disini menyenangkan hehe.
Aku percaya semua lelah yang kurasakan selama ini akan terbayar kelak saat aku lulus dari Universitas STEKOM dan berhasil menggapai impianku.
Kisah Suparni adalah pengingat bahwa keberhasilan tidak lahir dari jalan yang mudah, melainkan dari ketekunan menghadapi hari-hari yang berat. Ketika impian lebih besar daripada lelah, maka setiap langkah—sekecil apa pun—menjadi berarti.
Semoga semangat Suparni dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas STEKOM untuk terus bertahan, bersyukur, dan percaya bahwa setiap perjuangan hari ini adalah investasi bagi masa depan yang lebih cerah.
