Berita Details
- Home
- Berita Details
- pungki ramadhani, mahasiswa s1 hukum universitas stekom raih penghargaan inspiring student series ke-13
pungki ramadhani, mahasiswa s1 hukum universitas stekom raih penghargaan inspiring student series ke-13
Universitas STEKOM kembali menegaskan komitmennya dalam mengapresiasi perjuangan dan perjalanan inspiratif mahasiswa melalui ajang Inspiring Student Series ke-13. Salah satu mahasiswa yang berhasil meraih penghargaan adalah Pungki Ramadhani, mahasiswa aktif Program Studi S1 Hukum, yang menghadirkan kisah penuh keteguhan dan harapan berjudul "Menggali Mimpi Yang Terpendam".
Karya yang ditulis oleh Pungki memotret perjalanan panjang seorang anak muda dalam memperjuangkan pendidikan tinggi di tengah dinamika kehidupan keluarga dan tuntutan ekonomi. Dengan gaya penulisan yang jujur, mengalir, dan penuh refleksi, kisah ini mengangkat tema tentang ketabahan, mimpi yang sempat tertunda, serta tekad kuat untuk tetap melanjutkan pendidikan meskipun harus bekerja sekaligus menghadapi situasi keluarga yang tidak mudah.
Sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai inspiratif yang terkandung di dalamnya, berikut ditampilkan karya asli Pungki Ramadhani tanpa penyuntingan, sebagaimana ditulis langsung oleh penulisnya:
"Menggali Mimpi Yang Terpendam"
(Karya: Pungki Ramadhani - S1 Hukum, Universitas STEKOM)
Hallo yeorobun!
Perkenalkan namaku Pungki Ramadhani. Aku berasal dari Jawa Timur dan merupakan salah satu mahasiswa aktif S1 Hukum di Universitas STEKOM Semarang.

Keinginanku untuk berkuliah sebenarnya sudah ada sejak aku masih duduk di bangku SMP. Karena itulah aku memutuskan masuk SMA, agar jalanku lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan yang aku minati. Namun, di tahun 2019 saat aku masih duduk di bangku SMA, sebuah musibah menimpaku. Orang tuaku memutuskan untuk berpisah. Semenjak itu, aku berpikir realistis: sepertinya keinginanku untuk kuliah harus ditunda dahulu.
Aku lulus SMA pada bulan Mei 2022. Saat itu, aku tidak mencari info kampus, melainkan info lowongan kerja. Aku memutuskan untuk bekerja dan membantu perekonomian keluarga.
Alhamdulillah, sebulan kemudian aku diterima kerja di salah satu perusahaan garmen yang ada di Semarang. Hebatnya, saat aku melamar, ijazahku bahkan belum keluar. Tapi untungnya, pihak perusahaan mengizinkan ijazah boleh menyusul. Aku menjalani training selama 3 bulan dan langsung diangkat menjadi karyawan tetap.

Seiring berjalannya waktu, tak terasa aku sudah bekerja selama 2 tahun. Setelah merasa cukup menikmati gaji hasil keringat sendiri, aku mulai menggali lagi ke dalam diriku.
"Apa ya, keinginanku yang belum tercapai?"
Munculah niat untuk kuliah yang dulu sempat tertunda itu. Setelah itu, aku mulai menabung. Akhirnya, di tahun 2024 aku memberanikan diri memutuskan untuk kuliah sambil bekerja. Alhamdulillah, di tahun itu juga aku resmi menjadi mahasiswa Program Studi S1 Hukum di Universitas STEKOM.
Tapi, perjuangan tidak berhenti di situ. Ada kendala baru yang datang. Tepat saat aku ingin membeli laptop untuk bekal belajar, Ibuku jatuh sakit. Aku terpaksa menggunakan uang tabungan laptop itu untuk membantu ibuku terlebih dahulu. Tapi aku yakin, suatu saat Allah akan melancarkan rezekiku dan aku pasti bisa membeli laptop. Untuk sementara, pembelajaran pun dimulai. Aku memanfaatkan HP androidku untuk mengikuti setiap materi pembelajaran. Terkadang, jika ada tugas yang mendesak, aku meminjam laptop temanku.

Perlu diketahui ya teman-teman:
"Mimpi tidak akan terwujud dengan sendirinya, kamu harus berusaha untuk mewujudkannya. Hal terpenting dalam hidup ini yaitu memiliki impian dan kepercayaan diri dalam meraihnya supaya menjadi kenyataan."
Ingatlah bahwa mewujudkan mimpi membutuhkan proses dan waktu. Tetap fokus pada tujuan akhir dan nikmati setiap langkah dalam perjalanan menuju mimpi tersebut. Kita harus tetap yakin bahwa waktu terus berputar. Jika tidak hari ini mungkin minggu depan, jika tidak minggu ini mungkin bulan depan, jika tidak bulan ini mungkin tahun depan, segala harapan kan datang yang kita impikan...
Eh....ups malah nyanyi nih hehe...
Cukup sekian cerita saya. Semoga cerita ini bisa menginspirasi teman-teman di luar sana yang masih ragu untuk mewujudkan impiannya karena terkendala sesuatu.
Penutup
Penghargaan yang diraih Pungki Ramadhani merupakan bukti bahwa mimpi dapat tetap hidup meskipun sempat tertunda, dan bahwa ketekunan serta kerja keras pada akhirnya akan membuka jalan baru. Universitas STEKOM memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi serta semangat inspiratif yang disampaikan melalui karya ini. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengejar impian tanpa menyerah pada keadaan.
