Berita Details
- Home
- Berita Details
- "gap year kok malah cuan?!"
"gap year kok malah cuan?!"
Halo, precious people! Namaku Yani. Aku lulus SMA pada tahun 2020 dan baru memulai kuliah S1 pada tahun 2022 di Universitas STEKOM. Kalau ada yang tanya aku ngapain selama gap year? Aku bekerja, walau sempat berpindah-pindah pekerjaan. Life after graduate memang benar-benar menantang menurutku. Banyak hal yang mengubahku, termasuk bagaimana caraku memaknai hidup dari berbagai sisi.

Bingung nggak sih menghadapi life after graduate? Jawabannya, enggak, kalau kita punya planning yang jelas. Setelah lulus SMA di tahun 2020, aku mengambil pelatihan administrasi di salah satu LKP Surabaya. Pada tahun pertama, jadwalku penuh dari pagi hingga sore dengan kegiatan dan pembelajaran selama pelatihan. Namun, di luar jam pelatihan, aku mengisi waktuku dengan berbisnis. Meskipun hanya olshop kecil-kecilan, aku berusaha agar tidak ada waktu yang terbuang untuk overthinking, apalagi membandingkan diriku dengan teman-teman yang sudah duduk di bangku kuliah lebih dulu.
Di tahun kedua, aku tetap melanjutkan pelatihan, bisnis, serta menambah pengalaman dengan magang atau bekerja. Pada tahun berikutnya, setelah pelatihanku selesai, aku memutuskan untuk bekerja penuh waktu. Berikut adalah perjalanan karierku:
2021: Bekerja di PT. BSA sebagai marketing.
2022: Magang di PT. SPINDO Tbk. sebagai arsip accounting.
2023: Bekerja di BPS Kabupaten sebagai data entry dan editing coding.
2024 – saat ini: Freelance sebagai admin penjualan dan full-time sebagai admin customer service.

Wah, MasyaAllah, hidupmu mulus banget, Yani? Alhamdulillah, tapi nggak juga. Perjalananku kurang lebih sama seperti pejuang loker pada umumnya. Aku juga pernah mencari lowongan kerja sebanyak-banyaknya, mengirimkan CV ke berbagai perusahaan atau instansi, bahkan menghadiri wawancara tetapi kemudian tidak mendapatkan kabar lanjutan dari perusahaan. Itu hal yang normal, namanya juga usaha, yang penting kita terus melangkah. Kalau capek, ya istirahat.
Sampai di satu titik, aku merasa ingin sekali kuliah karena ingin meng-upgrade skill dan menambah ilmu baru. Akhirnya, aku berdiskusi dengan Mama tentang keinginanku untuk lanjut kuliah S1. Sebelumnya, aku sudah mencari tahu beberapa kandidat kampus, biaya, serta sistem perkuliahannya. Mama mengizinkanku untuk lanjut S1, dan aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Universitas STEKOM karena biaya yang jauh lebih terjangkau serta fleksibilitasnya—bisa kuliah jarak jauh sambil tetap bekerja.

Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa sekarang aku sudah semester 5 di Universitas STEKOM, jurusan Bisnis. Saat ini, selain kuliah, aku juga bekerja dan freelance di salah satu perusahaan.Jadi, tidak apa-apa kalau proses kita lebih lambat dari orang lain. Yang penting, kita terus melangkah, tahu tujuan kita, arah kita, dan masa depan kita mau dibawa ke mana. Maksimalkan potensi dan manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Semangat, guys!
