Berita Details
- Home
- Berita Details
- fika akmala sani raih penghargaan pada program inspiring student dan alumnus series #13
fika akmala sani raih penghargaan pada program inspiring student dan alumnus series #13
Universitas STEKOM Semarang kembali memberikan apreasi kepada sosok inspiratif yang mampu menunjukan dedikasi, disiplin, dan ketekunan luar biasa dalam perjalanan pendidikan dan karier. Pada Inspiring Student dan Alumnus Series Ke-13, penghargaan diberikan kepada Fika Akmala Sanni, Alumni Program Studi D3 Komputer Akuntansi angkatan 2018, atas kisah perjuangannya yang menginspirasi banyak mahasiswa.
Dalam program ini, setiap peserta berbagi kisah nyata mengenai perjalanan mereka menempuh pendidikan di Universitas STEKOM dan bagaimana pengalaman tersebut membentuk mereka hingga siap bersaing di dunia kerja, Kisah Fisika menjadi salah satu yang paling menonjol, menggambarkan perpaduan antara tekad, kerja keras dan semangat pantang menyerah.
Berikut adalah cerita lengkap karya Fika Akmal Sanni yang ditampilkan tanpa perubahan narasi:
Dua Peran Satu Tujuan: Dari Telat Masuk Hingga Lulus Tercepat
Perkenalkan, Saya Fika Akmala Sanni, Lulusan D3 Komputerisasi Akuntansi angkatan 2018 Universitas STEKOM asal Pemalang. Izinkan saya berbagi sedikit cerita tentang perjalanan penuh warna antara kuliah dan bekerja. Sebuah perjalanan yang diawali dengan “Telat masuk†saat mendaftar, namun berakhir dengan menjadi lulusan pertama antara teman satu kelas. Bagi saya, menjalani dua peran sekaligus adalah sebuah tantangan besar sekaligus anugrah yang selalu saya syukuri.
.jpg)
Awalnya, saya sudah merantau ke Bekasi untuk mencari pekerjaan, Namun takdir berkata lain. Tiba-tiba saudara saya di Semarang menelepon dan mengajak saya bekerja di sebuah Yayasan Pendidikan, sekaligus menempuh pendidikan agar karier dan pendidikan bisa berjalan seirama. Saat itu, Perkuliahan di Universitas STEKOM sudah berjalan 3 minggu, Saya mencoba mendaftar melalui website namun gagal karena pendaftaran online sudah ditutup. Pantang menyerah, saya datang jauh-jauh dari Bekasi langsung ke Semarang. Alhamdulilah saya masih diperbolehkan mendaftar dan hari itu juga langsung diperkenankan masuk kuliah. Teman-teman sekelas menyambut saya dengan hangat, dan metode pembelajaran yang membalut teori dengan praktik membuat saya langsung merasa exited.
Perjalanan 3 tahun perkuliahan sungguh tidak mudah. Di semester 1 hingga 3, saya merasakan stres yang begitu berat. Saya harus menyesuaikan jam kerja dengan tugas-tugas kuliah. Terlebih lagi, sebagai lulusan SMA Jurusan MIPA, akuntansi adalah makhluk asing bagi saya. Hampir setiap kali ujian saya selalu harus mengulang mata kuliah akuntansi. Namun saya menolak untuk patah semangat. Saya yakin bahwa apa yang sudah saya pilih harus diselesaikan. Dengan susah payah dan jam lembur belajar untuk mengejar ketertinggalan, pelan namun pasti saya mulai mengusai materi akuntansi.
.jpg)
Selain bekerja dan kuliah, saya juga sempat mengabdikan diri dalam program kampus mengajar. di MI Al Khoiriyah Semarang. Selama 3 bulan, saya mengajarkan akuntansi sederhana menggunakan microsoft exel kepada adik-adik di sana, hasilnya? Saya diminta untuk terus menjadi guru ekstrakurikuler komputer disana.
Waktu terus berjalan disemester 5 saya langsung mengajukan judul Tugas Akhir berkali kali saya bersyukur, judul saya langsung diterima. Hingga akhirnya pada akhir bulan November 2021, saya dinyatakan lulus dengan IPK 3,39 ini bukti bahwa perjuangan dan doa akan membawa hasil. Dari seorang mahasiswa yang masuk paling telat dan sempat tertinggal, saya justru bisa lulus lebih cepat dari teman teman lainnya. Kini saya membuktikan bawah lulusan kampus swasta pun mampu bersaing. Saat ini saya bekerja memegang posisi Income Audit dan Accounting sekaligus untuk 4 Hotel (Grand Wijaya Hotel, Akasia Budget Hotel, Wisma GM Inn Smart Hotel), dan 2 KTV (Buzz KTV dan Mixx KTV), saya sangat bersyukur dulu diberikan masuk Universitas STEKOM walau terlambat mendaftar. Kampus inilah yang mengantarkan mimpi kecil saya menjadi kenyataan.
.jpg)
Untuk adik-adik mahasiswa dan siapapun di luar sana, jangan ragu untuk berkuliah di Universitas STEKOM, karena saya berhasil, begitupun dengan kalian. Kuliah sambil bekerja memang bukanlah hal yang mudah. Naum tidak ada Perjuangan yang berakhir sia-sia. Hasil yang indah telah menunggu di depan sana.
